KPK Perkuat Kerjasama ASEAN Berantas Korupsi Berbasis Teknologi Informasi

Foto : Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dalam Acara Pembukaan Association Of Southeast Asian Nations (ASEAN) ke- 20 atau The 20th Principal Meeting Of The Asean Parties Against Corruption (ASEAN – PEC). (barometerbali/213)

Denpasar I barometerbali – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia menjadi tuan rumah dalam acara 20th Principal Meeting Of The Asean Parties Against Corruption (ASEAN – PEC) tahun 2024. Acara tersebut dimulai dari tanggal 2 – 5 Desember 2024, di Bech Hotel Sanur, Denpasar Bali. 

Berita Terkait:  Wabup Jember Dilaporkan ke KPK, Diduga Terima Uang Izin Perumahan

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, menjelaskan bahwa ASEAN PEC ini sebetulnya acara tahunan dan tahun lalu di selenggarakan di Laos dan Laos menjadi Pimpinanya. Dan sekarang di Bali ini juga sejalan dengan perhelatan kepemimpinan ASEAN PEC yaitu tahun 2025, itu KPK harus menjadi pimpinan dalam kegiatan ASEAN PEC.

“Sebetulnya tujuan acara ini menyamakan persepsi, menyamakan upaya-upaya pemberantasan korupsi di wilayah ASEAN,” ujar Alexander pada, Senin (2/12/2024).

Berita Terkait:  Diikuti 5000 Peserta dan 15000 Wisatawan, Gubernur Koster Buka Sanur International Half Marathon 2026

Lebih lanjut, dia menyampaikan  bahwa tindakan korupsi itu sekarang sudah lintas batas negara dan banyak aset-aset korupsi itu juga disembunyikan di luar negeri, di Singapura, Malaysia, dan mungkin di wilayah ASEAN yang lain.

“Kami sesama lembaga anti korupsi di wilayah ASEAN ingin bekerjasama, berbagi informasi, Nanti kalau ada tindak pidana korupsi yang pelakunya itu juga melibatkan negara lain, kita juga bisa melakukan joint investigation, itu tujuannya,” pungkasnya. 

Berita Terkait:  OTT KPK di Madiun, Wali Kota Maidi Diamankan Bersama 14 Orang Lain

Selain itu, Tema yang diangkat dalam kegiatan ASEAN – PEC tersebut adalah pemanfaatan teknologi untuk penguatan kerjasama. 

“Saya pikir dengan teknologi informasi itu, batas-batas negara itu menjadi semakin kita hilangkan, karena transaksi juga semakin mudah, berbagi informasi juga semakin mudah, termasuk kerjasama dan koordinasi, itu  inti dari kerjasama negara-negara ASEAN, khususnya lembaga anti korupsi di ASEAN ini,” tutup Alexander.

Reporter : Rian Ngari 

Editor : Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI