Barometer Bali | Tabanan – Politeknik International Bali (PIB) College resmi menjalin kerja sama strategis dengan Swiss Education Group (SEG), salah satu jaringan institusi pendidikan hospitality terkemuka di dunia. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Ruang Dr. Frans Auditorium PIB College, Jumat (6/3/2026).
MoU ditandatangani langsung oleh Director PIB College Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati bersama Patrick Taffin d’Heursel, Dean of Swiss Hotel Management School (SHMS) yang berada di bawah naungan Swiss Education Group.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh pendidikan dan profesional di bidang hospitality, di antaranya Chef Eric Cocollos selaku BCPS School Director, Chef Alexander Morado yang merupakan Chef Ambassador Culinary Arts Academy Switzerland (CAAS), Deputy Director PIB College Dr. Paulus Herry Arianto, serta Director of Partnership & Event PIB College Made Herry Erika Sedana.
Direktur PIB College, Prof. Anastasia Sulistyawati, menegaskan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan hospitality di Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional.
“Kolaborasi dengan Swiss Education Group merupakan komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan hospitality berstandar global. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik, tetapi juga pemahaman nyata mengenai praktik industri internasional di bidang hospitality, MICE, dan culinary arts,” ujar Prof. Sulistyawati.
Ia menambahkan, melalui kemitraan ini PIB College ingin membentuk lulusan yang memiliki mindset internasional, disiplin standar Swiss, serta daya saing global ketika memasuki dunia kerja.
Kerja sama ini juga menjadikan PIB College sebagai satu-satunya institusi pendidikan di Bali yang menjalin kolaborasi resmi dengan Swiss Education Group.

1. Chef Eric Cocollos – BCPS School Director
2. Chef Alexander Morado, Chef Ambassador of Culinary Arts Academy Switzerland (CAAS), SEG
3. Mr. Patrick Taffin d’Heursel, Dean of SHMS, SEG
4. Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati, B.A.E., M.S., M.M., M.Mis., D.Th., Ph.D., D.Ag (Director of PIB College)
5. Dr. Paulus Herry Arianto, M.A., CBC (Deputy Director of PIB College)
Swiss Education Group sendiri merupakan jaringan pendidikan tinggi internasional yang fokus pada bidang hospitality, bisnis, dan seni kuliner. Di bawah naungannya terdapat beberapa sekolah ternama dunia, seperti Swiss Hotel Management School, César Ritz Colleges Switzerland, Culinary Arts Academy Switzerland, dan HIM Business School.
Keempat institusi tersebut bahkan masuk dalam 10 besar sekolah hospitality terbaik dunia versi QS World University Rankings 2025 untuk kategori Hospitality & Leisure Management.
Deputy Director PIB College, Dr. Paulus Herry Arianto, mengatakan kerja sama ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas mahasiswa, tetapi juga kualitas tenaga pengajar di kampus tersebut.
“Kerja sama ini bukan sekadar peningkatan kualitas mahasiswa, tetapi juga dosen. Dalam program jangka panjang, SEG juga akan mengirimkan pengajarnya untuk mengajar di PIB College,” jelasnya.
Menurutnya, industri hospitality terus berkembang seiring dinamika pasar global, khususnya di kawasan Asia yang diproyeksikan akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia dalam beberapa dekade mendatang.
“Kita melihat ke depan bahwa Asia, termasuk Bali, akan menjadi motor ekonomi dunia di sektor pariwisata. Karena itu kami membangun platform kerja sama strategis untuk meningkatkan kualitas SDM hospitality di kawasan Asia Pasifik,” tambah Dr. Paulus.
Sementara itu, Roynaldo Christy, Regional Manager Indonesia dari Swiss Education Group, menyampaikan apresiasinya atas kemitraan yang terjalin dengan PIB College.
“It’s a great pleasure to have this partnership and collaboration with PIB Bali. We hope this collaboration will help elevate the standards of hospitality education and create world-class opportunities for the next generation of industry leaders,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas pendidikan hospitality di Indonesia, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang selaras dengan standar industri global.
Dengan kemitraan ini, mahasiswa diharapkan dapat dipersiapkan menjadi tenaga profesional hospitality yang kompetitif di tingkat internasional serta mampu menjawab kebutuhan industri pariwisata global yang terus berkembang. (rah)











