Tangis Haru di Wisuda Ke-37 ITB STIKOM Bali, Anak Almarhum Dosen Terima Beasiswa

Screenshot_20260513_132854_Studio
Penyerahan beasiswa kepada putra-putri almarhum dosen ITB STIKOM Bali I Gusti Rai Agung Sugiarta, ST., MT. Dalam wisuda kali ini, ITB STIKOM Bali melepas sebanyak 582 lulusan yang terdiri dari 14 Magister, 567 Sarjana, dan 1 Diploma III (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Nusa Dua – Momen wisuda ke-37 ITB STIKOM Bali di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Rabu (13/5/2026), tak hanya dipenuhi kebanggaan para wisudawan dan keluarga. Di tengah prosesi akademik yang berlangsung khidmat, suasana mendadak berubah haru saat pihak kampus menyerahkan beasiswa kepada putra-putri almarhum dosen ITB STIKOM Bali, I Gusti Rai Agung Sugiarta, ST., MT.

Penyerahan beasiswa dilakukan langsung oleh Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan, di hadapan ratusan wisudawan dan tamu undangan. Tepuk tangan panjang mengiringi momen penuh empati tersebut sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi almarhum semasa mengabdi di dunia pendidikan.

Dalam wisuda kali ini, ITB STIKOM Bali melepas sebanyak 582 lulusan yang terdiri dari 14 Magister, 567 Sarjana, dan 1 Diploma III dari berbagai program studi D3, S1, hingga S2. Sejumlah wisudawan juga berhasil meraih gelar dual degree melalui program kerja sama internasional dengan HELP University.

Berita Terkait:  ITB STIKOM Bali Gaet Mahasiswa Prancis, Desa Punggul Jadi Studi Pengembangan Digital

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan, wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal langkah baru bagi para lulusan untuk memasuki dunia profesional, melanjutkan pendidikan, maupun membangun usaha mandiri.

“Hari ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal untuk melangkah ke dunia kerja, melanjutkan studi, dan berwirausaha,” ungkap Dadang.

Sebagai kampus vokasi, ITB STIKOM Bali disebut terus memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia industri melalui career development center, program pascasarjana, hingga inkubator bisnis yang membantu mahasiswa mengembangkan usaha.

Dadang menyebut sekitar 70 persen lulusan ITB STIKOM Bali telah bekerja bahkan sebelum resmi diwisuda, dengan rata-rata masa tunggu kerja sekitar satu bulan.

Berita Terkait:  Pemkab Jembrana Sosialisasikan Skema Beasiswa "1 Keluarga 1 Sarjana" Program Pemprov Bali

“Kami ingin lulusan memiliki pilihan BMW, yakni bekerja, melanjutkan pendidikan, atau berwirausaha,” katanya.

Selain penguatan kualitas lulusan, kampus juga terus membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui berbagai program beasiswa, mulai dari beasiswa yayasan, KIP Kuliah, hingga program “Satu Keluarga Satu Sarjana” yang didukung Pemerintah Provinsi Bali.

Sementara itu, Vice President of HELP University Stephen Wu Ghee Kean mengapresiasi kemitraan internasional yang telah terjalin selama 17 tahun bersama ITB STIKOM Bali, khususnya dalam program dual degree.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berkembang ke bidang-bidang strategis seperti artificial intelligence (AI), energi terbarukan, teknologi tepat guna, hingga program magister dan doktoral.

“Ke depan kami berharap bisa menghadirkan lebih banyak program lanjutan seperti master degree, PhD, dan pengembangan teknologi masa depan,” ujarnya.

Berita Terkait:  Pemkab Jembrana Sosialisasikan Skema Beasiswa "1 Keluarga 1 Sarjana" Program Pemprov Bali

Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar, I Made Bandem, menambahkan bahwa pihak yayasan terus mendorong ITB STIKOM Bali menuju kampus bertaraf internasional melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dunia, termasuk dari Thailand, China, Inggris, dan Prancis.

Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh persyaratan transformasi menjadi Universitas STIKOM Bali (USB) telah dipenuhi dan kini tinggal menunggu penetapan resmi dari pemerintah.

“Kami mohon doa restunya agar transformasi menjadi Universitas STIKOM Bali segera terwujud,” tandas Made Bandem.

Wisuda ke-37 ITB STIKOM Bali kali ini meluluskan 582 orang terdiri dari:

S-2 sebanyak 14 orang
S-1 sebanyak 567 orang
D-3 sebanyak 1 orang.
Jumlah alumni hingga wisuda ke-37 sebanyak 12.337 orang terdiri dari S-2 sebanyak 54 orang. S-1 sebanyak 11.519 orang dan D-3 sebanyak 764 orang. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI