Ditemukan Pemancing, Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Dievakuasi dari Pantai Nyang-Nyang

InCollage_20261024_234637871_qwcogqfe0v
EVAKUASI - Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah perempuan tanpa identitas yang ditemukan di pesisir Pantai Nyang-Nyang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Sabtu (24/10/2026). (Barometer Bali/rah/red)

Barometer Bali | Badung – Tim SAR gabungan mengevakuasi sesosok jenazah perempuan tanpa identitas yang ditemukan di pesisir Pantai Nyang-Nyang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu (24/10/2026). Jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing sebelum dilaporkan kepada pihak berwenang.

 

Informasi penemuan jenazah diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 17.20 Wita dari Kelian Desa Pecatu, Resana. Berdasarkan laporan yang diterima, pemancing menemukan jenazah tersebut di pinggir pantai sekitar pukul 16.50 Wita.

Berita Terkait:  Praperadilan Mantan Kakanwil BPN Bali, Kuasa Hukum Soroti Pengulangan Perkara Oleh Polda Bali

 

Setelah menerima laporan, petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera berkoordinasi dengan Kelian Desa Pecatu, Bhabinkamtibmas Pecatu, serta pihak ambulans untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

 

Sebanyak lima personel SAR diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 17.40 Wita dengan membawa peralatan evakuasi. Setibanya di lokasi, tim melakukan pembagian tugas sebelum melaksanakan proses evakuasi bersama unsur SAR gabungan.

 

Berdasarkan pengamatan awal terhadap ciri fisik, termasuk warna kulit dan wajah, korban diperkirakan merupakan warga negara asing (WNA). Namun, hingga proses evakuasi selesai, identitas dan kewarganegaraan korban belum dapat dipastikan.

Berita Terkait:  Sempat Bersembunyi, 4 WNA Nigeria Diamankan TIMPORA Tabanan

 

Koordinator lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Wahyu Sidiarta, mengatakan proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam hingga jenazah berhasil dibawa dari lokasi kejadian.

 

” Kita evakuasi kurang lebih 2 jam, dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit Sanglah dengan menggunakan ambulans Yayasan Masjid Alfatah,” terang Wahyu Sidiarta.

 

Jenazah berhasil dievakuasi pada pukul 19.30 Wita dan selanjutnya dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, waktu dan penyebab pasti kematian korban masih belum diketahui.

Berita Terkait:  Atasi Putus Layanan Berobat PMI, Tim Peneliti Unud Kembangkan Migrant Health System

 

Proses evakuasi melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, Polsek Kuta Selatan, Polair Kuta Selatan, Inafis Polda Bali, Balawista Badung, perangkat Desa Pecatu, serta masyarakat setempat.

 

Hingga saat ini, penanganan lebih lanjut diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses identifikasi dan penyelidikan sesuai prosedur yang berlaku. (Red/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI