Tumpek Krulut, Koster Instruksikan Layanan Kesehatan Gratis Digelar Serentak di Bali

Screenshot_20260729_193430_ChatGPT
Gubernur Bali Wayan Koster menginstruksikan pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Gratis secara serentak di seluruh wilayah Bali bertepatan dengan Rahina Tumpek Krulut pada Sabtu (1/8/2026). (barometerbali/red)

Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menginstruksikan pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Gratis secara serentak di seluruh wilayah Bali bertepatan dengan Rahina Tumpek Krulut pada Sabtu (1/8/2026). Program ini akan berlangsung di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta, sebagai bentuk implementasi nilai Tumpek Krulut yang mengajarkan penghormatan kepada sesama manusia melalui cinta kasih.

Instruksi tersebut dituangkan dalam Surat Pemerintah Provinsi Bali Nomor B.01.400.7/34847/SETDA tertanggal 29 Juli 2026 yang ditujukan kepada seluruh bupati dan wali kota di Bali. Melalui surat itu, pemerintah daerah diminta menyelenggarakan pelayanan kesehatan gratis di seluruh unit layanan kesehatan yang ada di wilayah masing-masing.

Berita Terkait:  Poltekkes Kemenkes Denpasar Kembangkan Menu Sehat untuk Penyintas Bencana

Menurut Gubernur Koster, Tumpek Krulut bukan hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat. Karena itu, pemerintah memanfaatkan hari suci tersebut dengan memberikan akses pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat.

“Pelayanan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan investasi bersama dalam membangun sumber daya manusia Bali yang sehat, produktif, dan berkualitas.

Melalui pelayanan kesehatan gratis serentak ini, kami mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi kesehatannya sedini mungkin,” ujar Koster.

Berita Terkait:  10 Desa Percontohan Jadi Ujung Tombak Gerakan Pilah Sampah, Koster: Perubahan Dimulai dari Desa

Ia menegaskan, upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Bali yang unggul. Melalui layanan gratis ini, masyarakat juga diharapkan semakin sadar pentingnya deteksi dini terhadap berbagai kondisi kesehatan.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, para bupati dan wali kota diminta mengoordinasikan seluruh pimpinan rumah sakit, puskesmas, klinik, serta fasilitas kesehatan lainnya di daerah masing-masing. Dinas Kesehatan Provinsi Bali juga akan bersinergi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota guna memastikan seluruh layanan siap beroperasi.

Pelayanan kesehatan gratis dijadwalkan dimulai pukul 08.00 Wita hingga selesai. Selain memastikan kesiapan tenaga dan sarana kesehatan, pemerintah daerah juga diminta menggencarkan sosialisasi agar masyarakat mengetahui dan memanfaatkan layanan tersebut secara maksimal.
Koster pun mengajak seluruh masyarakat Bali memanfaatkan kesempatan tersebut dengan datang ke fasilitas kesehatan terdekat bersama keluarga.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Dorong Gerakan Tanam Mangrove Setiap Bulan, Perkuat Ekosistem Pesisir Bali

“Kami mengajak seluruh masyarakat Bali untuk datang ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat pada tanggal 1 Agustus 2026. Mari jadikan momentum Rahina Tumpek Krulut sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan diri, keluarga, dan sesama. Masyarakat yang sehat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Bali yang maju, harmonis, dan sejahtera,” tutup Gubernur Bali Wayan Koster. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI