Barometer Bali | Singasana – Sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan ruang publik yang ramah anak sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi penerus, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melaksanakan Penataan Taman Bunda PAUD. Pekerjaan ini dijadwalkan berlangsung mulai 10 Juli hingga 21 Desember 2026, dengan harapan mampu menghadirkan kawasan yang lebih nyaman, aman, dan edukatif bagi anak-anak maupun masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tabanan, I Gde Made Partana, mengatakan penataan Taman Bunda PAUD merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas fasilitas publik yang mendukung proses belajar, bermain, dan interaksi anak dalam lingkungan yang aman dan menyenangkan.
“Taman Bunda PAUD memiliki fungsi yang sangat strategis sebagai ruang publik ramah anak. Melalui penataan ini kami ingin menghadirkan fasilitas yang lebih representatif, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana edukasi, rekreasi, dan aktivitas keluarga di Kabupaten Tabanan,” ujar Partana pada Kamis, (23/7).
Menurutnya, pembangunan tersebut tidak hanya bertujuan memperindah kawasan, tetapi juga meningkatkan kualitas fasilitas agar lebih nyaman digunakan oleh anak-anak, orang tua, tenaga pendidik, maupun masyarakat umum. Keberadaan taman yang tertata dengan baik diharapkan mampu menjadi ruang interaksi yang positif sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.
Seiring dimulainya proses pembangunan, Partana juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama pekerjaan berlangsung.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan selama proses penataan berlangsung. Untuk sementara waktu akan ada pembatasan aktivitas di area taman demi kelancaran dan keselamatan pelaksanaan pekerjaan. Kami berharap masyarakat dapat memberikan dukungan dan pengertian karena pembangunan ini dilakukan untuk menghadirkan fasilitas yang lebih baik bagi anak-anak dan seluruh masyarakat Tabanan,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Tabanan I Made Adnyana menambahkan, penataan Taman Bunda PAUD dirancang agar kawasan tersebut semakin fungsional sebagai ruang publik yang mendukung berbagai aktivitas edukasi dan rekreasi keluarga.
“Kami berharap setelah pembangunan selesai, Taman Bunda PAUD menjadi salah satu ruang publik yang nyaman, aman, dan representatif. Tidak hanya menjadi tempat bermain, tetapi juga menjadi ruang belajar, berinteraksi, serta menumbuhkan kreativitas anak-anak dalam lingkungan yang berkualitas,” jelasnya.
Melalui penataan Taman Bunda PAUD, Pemerintah Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan penyediaan fasilitas yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kehadiran taman yang lebih representatif diharapkan mampu menjadi ruang tumbuh bersama bagi anak-anak sekaligus memperkuat Tabanan sebagai kabupaten yang ramah anak dan berwawasan masa depan. (tmc/rah)










