Penerbangan Bali–Jakarta dan Bandung Kembali Dibuka, Tujuh Maskapai Beroperasi Normal

Screenshot_20260908_212027_InCollage - Collage Maker
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali melayani penerbangan dari dan menuju Tangerang, Jakarta, serta Bandung mulai Selasa (8/9/2026) dini hari. (Barometer Bali/AP/Red)

Barometer Bali | Mangupura – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali melayani penerbangan dari dan menuju Tangerang, Jakarta, serta Bandung mulai Selasa (8/9/2026) dini hari.

Pengoperasian kembali dilakukan setelah tiga bandara tujuan dinyatakan siap melayani penerbangan.

Ketiga bandara tersebut yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang (CGK), Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta (HLP), dan Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO).

Pembukaan kembali penerbangan menyusul penerbitan tiga Notice to Airmen (NOTAM) oleh AirNav Indonesia. Berdasarkan NOTAM tersebut, Bandara Soekarno-Hatta kembali beroperasi pada pukul 00.30 WIB, disusul Bandara Halim Perdanakusuma pukul 00.40 WIB dan Bandara Husein Sastranegara pukul 00.42 WIB.

Berita Terkait:  Tiga Bandara Kembali Beroperasi Usai Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, mengatakan kondisi ruang udara telah dinyatakan aman. Kesiapan operasional dan infrastruktur di ketiga bandara juga telah dipastikan.

“Mulai Selasa dini hari, operasional penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali untuk rute Tangerang, Jakarta, dan Bandung kembali beroperasi secara normal,” ujar Nugroho Jati.

Berita Terkait:  Koster Dorong Advokat Cegah Persoalan Hukum LPD Sejak Dini

Menurutnya, pengelola Bandara Ngurah Rai telah berkoordinasi dengan maskapai dan perusahaan ground handling untuk memastikan kesiapan pesawat serta menyesuaikan jadwal penerbangan.

Dari delapan maskapai yang melayani ketiga rute tersebut, tujuh maskapai telah kembali beroperasi sesuai jadwal. Maskapai itu terdiri atas Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, NAM Air, Indonesia AirAsia, dan Pelita Air.

Garuda Indonesia juga menerapkan skenario penggantian pesawat berbadan sempit atau narrow body menjadi pesawat berbadan lebar atau wide body pada sejumlah penerbangan rute Bali–Soekarno-Hatta.

Berita Terkait:  Perkuat Misi Kemanusiaan di NTT, PMI Bali Kirim Dua Relawan Kesehatan

Sementara itu, empat penerbangan TransNusa pada Selasa dilaporkan masih berstatus dibatalkan.

Nugroho mengimbau calon penumpang untuk terus memantau informasi dan berkoordinasi dengan maskapai sebelum berangkat menuju bandara.

“Kami mengimbau calon penumpang untuk memastikan status dan jadwal penerbangan kepada maskapai. Informasi kebandarudaraan juga dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports di nomor 172,” pungkasnya. (Red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI