Pengamat Apresiasi Pidato Koster di Paripurna DPRD Bali: Kinerja Nyata dan Teruji

IMG-20260326-WA0096
Pengamat kebijakan publik Umar Alkhatab menilai pidato Gubernur Bali Wayan Koster dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Provinsi Bali, Rabu (25/3/2026), mencerminkan arah kepemimpinan yang terukur, komprehensif, dan berbasis data dalam satu tahun perjalanan pemerintahan Koster–Giri. (barometerbali/red)

Barometer Bali | Denpasar – Pengamat kebijakan publik Umar Alkhatab menilai pidato Gubernur Bali Wayan Koster dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Provinsi Bali, Rabu (25/3/2026), mencerminkan arah kepemimpinan yang terukur, komprehensif, dan berbasis data dalam satu tahun perjalanan pemerintahan Koster–Giri.

Menurut Umar, pidato tersebut tidak hanya bersifat normatif, tetapi memuat capaian konkret yang dapat diuji secara faktual di lapangan. Salah satu indikator penting yang disorot adalah pertumbuhan ekonomi Bali yang mencapai 5,82 persen, yang dinilai sebagai sinyal kuat keberhasilan strategi pembangunan daerah dalam periode awal kepemimpinan Koster–Giri.

Berita Terkait:  Koster Pastikan PSEL Bali Dibangun 2026, Target Operasi Desember 2027 Olah 1.200 Ton Sampah per Hari

“Pidato Gubernur Koster sangat komprehensif karena berisi data-data yang bisa diuji di lapangan. Salah satunya capaian pertumbuhan ekonomi Bali sebesar 5,82 persen, yang menunjukkan adanya kerja nyata dalam mendorong pemulihan dan penguatan ekonomi daerah,” ujar Umar Alkhatab, mantan Kepala Ombudsman Provinsi Bali ini.

Selain sektor ekonomi, Umar juga menyoroti komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam memperkuat akuntabilitas tata kelola pemerintahan. Dalam satu tahun kepemimpinan, Koster–Giri dinilai berhasil meraih nilai tinggi pada indikator reformasi birokrasi serta penguatan inovasi pemerintahan.

Berita Terkait:  Menuju Bali yang Lebih Inklusif: Implementasi Perda Disabilitas Diperkuat lewat Penyusunan Ranpergub

Capaian tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa upaya membangun pemerintahan yang transparan dan profesional mendapat pengakuan luas dari berbagai pihak.

Meski demikian, Umar mengingatkan agar Pemerintah Provinsi Bali terus memperkuat pengawasan, khususnya pada sektor pelayanan publik, sehingga kualitas tata kelola pemerintahan semakin optimal di sisa masa jabatan.

“Penguatan pengawasan sangat penting agar pemerintahan semakin akuntabel. Dengan pengawasan yang kuat, praktik korupsi maupun maladministrasi bisa dicegah secara lebih efektif,” tegasnya.

Berita Terkait:  Agenda Mendadak ke TPST Kertalangu, Sesi Wawancara Media Usai Rapat Sampah Tak Terlaksana Sesuai Rencana

Ia juga meyakini bahwa percepatan pembangunan Bali akan semakin optimal apabila upaya pencegahan korupsi dan perbaikan tata kelola birokrasi terus diperkuat secara konsisten.

Umar menegaskan, kepemimpinan Koster–Giri memiliki peluang besar membawa Bali lebih maju apabila pengendalian jalannya pemerintahan tetap dijaga selaras dengan visi pembangunan daerah Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang menitikberatkan pada keseimbangan pembangunan berbasis nilai budaya, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI