Pusat dan Bali Satukan Langkah, AHY-Koster Sinkronkan Agenda Pembangunan Berkelanjutan

Screenshot_20260720_160333_Photo Editor
Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Senin (20/7/2026). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Bali memperkuat sinergi pembangunan melalui Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Senin (20/7/2026).

Rapat koordinasi tersebut menjadi forum penyelarasan program lintas kementerian dan pemerintah daerah agar pembangunan Bali berjalan terpadu, mulai dari penguatan infrastruktur, transportasi, tata ruang, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

Berita Terkait:  Kajati Bali Tegaskan Kejaksaan Hadir Melayani, Bukan Sekadar Penegakan Hukum, Koster Dukung Pelayanan Publik Berkualitas

Menko AHY menegaskan pembangunan Bali membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk kementerian, pemerintah daerah, dan BUMN.

“Kita akan terus mengecek progres melalui rakor lanjutan untuk memastikan semua tetap on track, satu visi, satu rencana, dan satu eksekusi,” kata AHY.

Pemerintah pusat, lanjut AHY, telah membagi penugasan kepada kementerian sesuai bidang masing-masing. Prioritas tersebut meliputi penanganan sampah, perlindungan lahan pangan, sinkronisasi tata ruang, penyusunan master plan pariwisata, pengembangan transportasi massal, layanan water taxi, transportasi laut pesisir, pembangunan rumah susun, hingga pengembangan kawasan berbasis budaya.

Berita Terkait:  Kolaborasi Epik Ogoh-ogoh Gajah Buka D'Youth Fest 6.0

AHY menegaskan pemerintah pusat hadir untuk mendukung kebutuhan Bali tanpa mengesampingkan karakter budaya dan kearifan lokal yang menjadi kekuatan utama Pulau Dewata.

Sementara itu, Gubernur Wayan Koster memaparkan bahwa Bali saat ini menerima sekitar 16,3 juta kunjungan wisatawan setiap tahun dengan kontribusi hampir separuh kunjungan wisatawan mancanegara Indonesia.

“Capaian tersebut membawa manfaat besar terhadap pertumbuhan ekonomi, namun juga menghadirkan tantangan berupa kemacetan, tekanan terhadap lingkungan, peningkatan sampah, keterbatasan air bersih, hingga alih fungsi lahan,” jelasnya.

Berita Terkait:  Putri Koster Hadiri Puncak HKG PKK ke-54, Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Karena itu, Pemerintah Provinsi Bali terus mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat penegakan hukum, meningkatkan pengelolaan sampah berbasis sumber, serta membangun sistem konektivitas darat dan laut yang lebih terintegrasi.

Rakor diakhiri dengan komitmen bersama pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan evaluasi berkala terhadap seluruh program prioritas sehingga pembangunan Bali dapat berlangsung lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI