Regulator Mesin Pengering Diduga Bocor, Laundry di Tabanan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp750 Juta

Screenshot_20260704_134110_InCollage - Collage Maker
Petugas Damkar Tabanan melakukan pemadaman usaha laundry di Jalan Sriwijaya Nomor 36, Banjar Malkangin, Desa Dajan Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, ludes dilalap si jago merah, Rabu (1/7/2026). (barometerbali/red)

Barometer Bali | Tabanan – Sebuah usaha laundry di Jalan Sriwijaya Nomor 36, Banjar Malkangin, Desa Dajan Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, ludes dilalap si jago merah, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 12.30 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik usaha diperkirakan mengalami kerugian mencapai sekitar Rp750 juta.

Kebakaran terjadi di tempat usaha laundry milik I Made Rusdiawan. Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali muncul dari regulator mesin pengering pakaian saat aktivitas laundry sedang berlangsung.

Salah seorang karyawan, Ade Irmaliana, yang saat itu berada di lokasi, sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan spons basah. Namun, api justru semakin membesar dan dengan cepat merembet ke tumpukan pakaian.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Resmi Buka PKB XLVIII, Diikuti 23 Ribu Seniman dan Ratusan Sekaa, IKM/UMKM Digratiskan

Kondisi di dalam bangunan yang terdapat sejumlah tabung gas LPG serta bahan parfum laundry membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.

Melihat situasi tersebut, Ade segera meminta bantuan warga sekitar. Kepala Wilayah Banjar Malkangin, I Ketut Suteja, kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabanan.

Sekitar pukul 12.40 Wita, tiga unit mobil pemadam kebakaran yang dipimpin I Wayan Edi Sanjaya tiba di lokasi. Setelah melakukan proses pemadaman selama kurang lebih 45 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Berita Terkait:  Koster Minta Perluasan Terminal dan Parkir Bandara Ngurah Rai Dipercepat, Siapkan Bali Hadapi Lonjakan Wisatawan

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan seluruh area usaha laundry hangus terbakar. Sejumlah peralatan usaha ikut musnah, di antaranya empat unit mesin pengering LG, empat unit mesin cuci LG, satu mesin boiler pemanas setrika uap, satu kulkas, satu unit AC LG, dua tablet Infinix, satu tablet Samsung, satu telepon seluler Vivo, serta 15 tabung LPG yang terdiri dari 10 tabung ukuran 3 kilogram dan lima tabung ukuran 12 kilogram.

Berita Terkait:  KPU Bali Perkuat Sinergitas, Resmi Teken Nota Kesepahaman dan PKS dengan Pemprov Bali

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas pada saluran pipa besi regulator mesin pengering.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, memeriksa para saksi, serta mengumpulkan keterangan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan seluruh fasilitas usaha laundry rusak berat dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp750 juta. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI