Sering Terjadi Kecelakaan, Pemkab Badung Siapkan Jalur Alternatif di Goa Gong

Screenshot_20260805_014337_Instagram
TanjakanJalan Goa Gong, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, selama ini dikenal sebagai salah satu jalur rawan kecelakaan. (barometerbali/red)

Barometer Bali | Badung – Pemerintah Kabupaten Badung akhirnya memberikan perhatian serius terhadap ruas Jalan Goa Gong, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu jalur rawan kecelakaan. Berbagai langkah tengah disiapkan untuk mengurangi risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan, Pemkab Badung sebelumnya telah mengkaji opsi peninggian elevasi jalan di kawasan tersebut. Namun, rencana itu tidak dapat direalisasikan karena adanya keberatan dari pihak pengempon Pura Goa Gong yang berada di sekitar lokasi.

“Kami sebenarnya sudah menyiapkan solusi dengan menaikkan elevasi jalan. Namun karena di lokasi terdapat Pura Goa Gong dan ada keberatan dari pengempon, tentu kami menghormati hal tersebut. Oleh karena itu, kami mencari alternatif lain yang tetap mampu mengatasi persoalan kecelakaan di kawasan ini,” ujar Adi Arnawa, di Mangupura, Rabu (29/10/2025)

Berita Terkait:  Kapolda Bali Pimpin Sertijab 14 Pejabat, Tekankan Regenerasi dan Pelayanan Maksimal

Sebagai solusi, Pemkab Badung kini menyiapkan pembangunan jalur baru di sisi kiri jalan yang melintasi kawasan sungai dengan konstruksi di atasnya. Jalur tersebut diharapkan mampu mengurangi tingkat risiko kecelakaan yang selama ini kerap terjadi, terutama pada kendaraan yang melintasi tanjakan curam Goa Gong.

Selain itu, pemerintah juga mengkaji pembukaan akses alternatif yang menghubungkan kawasan perumahan di sebelah selatan Universitas Udayana menuju kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) hingga tersambung ke Jalan Goa Gong.

Berita Terkait:  Koster: Bali Bersih Sampah Dimulai dari Sumber, Bukan TPA

“Alternatif lainnya adalah membuka akses dari kawasan selatan Universitas Udayana menuju GWK hingga tembus ke Goa Gong. Dengan adanya jalur ini, masyarakat dari Pecatu maupun Ungasan memiliki pilihan akses lain menuju Denpasar tanpa harus melewati tanjakan Goa Gong,” jelasnya.

Menurut Adi Arnawa, komunikasi dengan pihak pengelola GWK telah dilakukan dan mendapatkan respons positif. Pemkab Badung berharap proses perencanaan dapat segera ditindaklanjuti sehingga pembangunan akses baru bisa direalisasikan sesuai tahapan yang telah disiapkan.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak GWK dan responsnya sangat baik. Harapan kami, jalur alternatif ini dapat segera diwujudkan sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menekan angka kecelakaan di kawasan Goa Gong,” harapnya.

Berita Terkait:  Badung Mulai Ground Breaking JLS dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat, Proyek Rp 2,9 Triliun Ditargetkan Urai Kemacetan Kawasan Wisata

Selama ini, Jalan Goa Gong dikenal sebagai salah satu ruas jalan dengan kontur tanjakan yang cukup curam. Kondisi tersebut kerap memicu kecelakaan, khususnya kendaraan bermuatan berat yang mengalami gagal menanjak maupun rem blong saat melintas. Meski berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari pemasangan rambu hingga pembatasan kendaraan berat, kecelakaan di jalur tersebut masih berulang sehingga diperlukan solusi infrastruktur yang lebih komprehensif.

Pemkab Badung berharap pembangunan jalur alternatif nantinya tidak hanya meningkatkan keselamatan berlalu lintas, tetapi juga memperlancar konektivitas masyarakat di wilayah Kuta Selatan serta mendukung akses menuju kawasan pariwisata. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI