Pemilos Serentak Jadi Miniatur Pemilu dan Ruang Pembelajaran bagi Pemilih Pemula

IMG-20261021-WA0133
KPU TABANAN - Nyoblos Serentak Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS tingkat SMP, MTs, SMA, SMK dan MA se-Kabupaten Tabanan Tahun 2026, Rabu (21/10/2026).(Barometerbali/Istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan melaksanakan kegiatan Nyoblos Serentak Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS tingkat SMP, MTs, SMA, SMK dan MA se-Kabupaten Tabanan Tahun 2026, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan pendidikan demokrasi dan pendidikan pemilih sejak dini kepada generasi muda melalui praktik pemilihan secara langsung di lingkungan sekolah.

Pelaksanaan Pemilos Serentak menjadi momentum bagi para pelajar untuk mempraktikkan proses demokrasi secara nyata, mulai dari mengenal calon pemimpin, menentukan pilihan, menggunakan hak suara, hingga memahami pentingnya proses pemungutan dan penghitungan suara yang tertib dan transparan.

Berdasarkan data Pemilos Serentak Kabupaten Tabanan Tahun 2026, tercatat 117 pasangan calon (paslon) di tingkat SMP/MTs dan 58 pasangan calon di tingkat SMA/SMK/MA, sehingga total terdapat 175 pasangan calon yang mengikuti kontestasi pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS.

Dari sisi partisipasi, jumlah pemilih tercatat sebanyak 17.414 pemilih tingkat SMP/MTs dan 21.369 pemilih tingkat SMA/SMK/MA, dengan total 38.783 pemilih. Sementara itu, pelaksanaan pemungutan suara didukung oleh 79 TPS di tingkat SMP/MTs dan 234 TPS di tingkat SMA/SMK/MA, sehingga total mencapai 313 TPS di seluruh wilayah pelaksanaan.

Berita Terkait:  THK Awards Turunkan Asesor untuk Nilai Penerapan Tri Hita Karana di Puri Santrian

Data tersebut menunjukkan cakupan pelaksanaan Pemilos Serentak yang melibatkan ribuan pelajar dalam proses pembelajaran demokrasi di lingkungan sekolah. Pemungutan suara ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pemimpin OSIS terpilih, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang pentingnya hak pilih dan tanggung jawab dalam demokrasi.

Bagi KPU Kabupaten Tabanan, Pemilos Serentak bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan organisasi siswa. Kegiatan ini merupakan sarana pembelajaran demokrasi yang memberikan pengalaman langsung kepada pelajar tentang proses memilih pemimpin.

Melalui Pemilos, siswa belajar menggunakan hak pilih, mengenali calon pemimpin, mempertimbangkan gagasan dan program, menentukan pilihan secara mandiri, serta menghargai perbedaan pendapat. Para siswa juga belajar menerima hasil pemilihan melalui proses yang demokratis.

Berita Terkait:  Tumbuh Anugraha Jadi Ajang Kurasi UMKM Bali Berbasis Kelestarian Lingkungan

Pemilos menjadi miniatur pelaksanaan pemilu di lingkungan sekolah. Berbagai tahapan yang dijalankan memberikan gambaran kepada siswa mengenai pentingnya aturan, integritas penyelenggara, partisipasi pemilih, serta penghormatan terhadap hasil pemilihan.

Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal bagi para pelajar ketika kelak memasuki usia sebagai pemilih dalam pemilu dan pemilihan yang sesungguhnya.

Pendidikan pemilih sejak dini menjadi penting agar generasi muda tidak hanya hadir untuk memberikan suara, tetapi juga memahami makna dan tanggung jawab di balik pilihan yang dibuat.

Pemilih cerdas tidak menentukan pilihan hanya karena ikut-ikutan. Mereka belajar mengenali calon, mempertimbangkan gagasan dan program, serta mengambil keputusan secara kritis dan bertanggung jawab.

Melalui momentum Nyoblos Serentak 2026, para pelajar diajak memahami bahwa setiap suara memiliki arti dan setiap pilihan membawa tanggung jawab. Partisipasi dalam pemilihan juga menjadi kesempatan untuk belajar menghargai perbedaan dan menjaga proses demokrasi tetap sehat.

Semangat ini sejalan dengan pesan “Belajar Demokrasi dari Sekolah”, yang menjadi landasan gerakan Pemilos Serentak Kabupaten Tabanan Tahun 2026.

Berita Terkait:  Antrian BBM di Bali, Gubernur Koster Desak Pertamina Percepat Pasokan dan Distribusi

Pelaksanaan Pemilos Serentak 2026 merupakan bagian dari kolaborasi KPU Kabupaten Tabanan bersama Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Kesbangpol, Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi dan Informatika, Bawaslu Kabupaten Tabanan, serta KNPI Kabupaten Tabanan.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa membangun budaya demokrasi di kalangan generasi muda membutuhkan dukungan bersama. Sekolah menjadi ruang strategis untuk menumbuhkan nilai-nilai partisipasi, tanggung jawab, kejujuran, dan penghormatan terhadap perbedaan.

KPU Kabupaten Tabanan berharap Pemilos Serentak tidak berhenti pada terpilihnya Ketua dan Wakil Ketua OSIS, tetapi juga meninggalkan pengalaman demokrasi yang bermakna bagi generasi muda Tabanan.

Sebab, demokrasi tidak cukup hanya dikenalkan melalui teori. Demokrasi perlu dipraktikkan, dialami, dan dibiasakan sejak dini, mulai dari lingkungan sekolah.

Dari sekolah, demokrasi dipelajari.
Di bilik suara, pilihan ditentukan.
Untuk masa depan, pemilih cerdas dan bertanggung jawab dipersiapkan. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI