JNE Kantongi Sertifikasi Halal BPJPH, Perkuat Penanganan Kiriman bagi Pelaku Usaha

IMG-20261009-WA0145
SERTIFIKASI - Peresmian sertifikasi berlangsung di Ballroom Kantor Pusat JNE, Jalan Tomang Raya Nomor 11, Jakarta Barat. (Barometer Bali/Rls)

Barometer Bali | Jakarta – JNE memperkuat standar penanganan kiriman melalui perolehan sertifikasi halal layanan logistik dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Sertifikasi ini menjadi langkah perusahaan dalam mendukung ekosistem halal di Indonesia sekaligus meningkatkan kepercayaan pelanggan, khususnya pelaku usaha makanan.

Sertifikat bernomor ID314110080091010826 tersebut diterbitkan setelah JNE menjalani pemeriksaan dan audit halal oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, mengatakan pencapaian ini merupakan wujud konsistensi perusahaan dalam memenuhi kriteria Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Penerapannya mencakup proses penjemputan, pengemasan, penyimpanan, hingga pendistribusian kiriman kepada konsumen.

Berita Terkait:  Konsumen Fuso Diajak Melihat Lumba-lumba di Lovina, Pembeli Kendaraan Dapat Voucher Suku Cadang

“Dengan diraihnya sertifikasi halal logistik ini, JNE memastikan bahwa seluruh proses operasional, mulai dari penanganan kiriman makanan, pemisahan secara ketat antara produk halal dan non-halal di setiap titik transit, hingga proses pengiriman ke tujuan akhir telah memenuhi standar logistik halal yang ketat,” ujar Feriadi.

Menurutnya, layanan logistik berstandar halal memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha melalui penanganan produk yang sesuai dengan karakteristik kiriman. Pemisahan produk halal dan non-halal ditujukan untuk mencegah kontaminasi silang serta menjaga kualitas barang selama pengiriman.

Berita Terkait:  Sambut HUT ke-36, JNE Hadirkan Kolaborasi Eksklusif dengan Semangat Kreatif “Melesat Hebat”

Dengan sistem operasional yang terintegrasi, pelaku usaha produk halal maupun non-halal diharapkan memperoleh rasa aman dan nyaman saat menggunakan layanan JNE. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan melalui semangat “Connecting Happiness” untuk mengantarkan kebahagiaan kepada pelanggan.

Peresmian sertifikasi berlangsung di Ballroom Kantor Pusat JNE, Jalan Tomang Raya Nomor 11, Jakarta Barat. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPJPH RI Ahmad Haikal Hasan atau Babe Haikal, Strategic Key Account & Halal Auditor LPPOM Asya Fathya Nur Zakiah, Direktur PT DGI Levner Consulting Dwi Pamungkas Bermani, serta jajaran manajemen JNE.

Berita Terkait:  Biaya Penyakit Jantung Tembus Rp100 Triliun, BPJS Kesehatan Ajak Warga Rutin Skrining

Mengangkat tema “Halal Logistics: From Certification to Implementation”, kegiatan ini menekankan pentingnya penerapan standar halal secara konsisten dalam operasional. Sertifikasi menjadi landasan untuk memperkuat proses penanganan, penyimpanan, pengemasan, dan distribusi sesuai persyaratan yang berlaku.

Pencapaian tersebut juga menjadi bagian dari persiapan JNE menyambut usia ke-36 pada 26 November 2026. Dengan tema “Melesat Hebat”, perusahaan berkomitmen melanjutkan inovasi dan memperkuat layanan sebagai mitra logistik yang dapat diandalkan masyarakat serta pelaku usaha. (rls)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI