Wednesday, 12-06-2024
Pendidikan

LPPM Unud Gelar Simposium Nasional 2022 “Riset dan Abdimas Inovatif Berkelanjutan”

Foto: Simposium Nasional Tahun 2022 Riset dan Abdimas Inovatif Berkelanjutan di The Patra Resort & Villas Kuta Bali, Selasa (29/11/22). (rtr/unud)

Kuta | barometerbali – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana (Unud) selenggarakan Simposium Nasional Tahun 2022 Riset dan Abdimas Inovatif Berkelanjutan. Penyelenggaraan Simposium ini dilaksanakan dalam bentuk Seminar Nasional Sains dan Teknologi (Senastek) dan Seminar Nasional Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (Senasdimas) di The Patra Resort & Villas Kuta Bali, Selasa (29/11/22).

Simposium ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M. Eng, IPU yang ditandai dengan pemukulan gong sebanyak lima kali, serta menghadirkan tiga pembicara yakni Ferry Ramadhan, ST.,M.Si. (Koordinator Fungsi PPBT/PPBR (Startup), Narendra Wicaksono (CEO – Decoding) dan Bagus Arya Kusuma, S.Sos., MM. (Founder Padma Medical Husada (Padma Herbal).

Ketua LPPM Unud Prof. Dr. drh. I Nyoman Suarsana, M.Si dalam kesempatan ini menyampaikan, Senastek IX dan Senasdimas I tahun 2022 ini mengambil tema “Riset dan pengabdian kepada masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan menuju Universitas Udayana Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum”.

“Tema ini ingin mengimplementasikan misi Unud, yaitu mengembangkan budaya inovasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni transdisipliner untuk kemandirian dan kesejahteraan global,” terang Prof. Suarsana.

Persiapan acara simposium nasional ini sudah dimulai sejak tiga bulan yang lalu pada bulan September.

“Hal yang pertama kali dilakukan adalah membentuk kepanitiaan yang terdiri dari dosen-dosen dan pegawai yang tersebar di 13 fakultas di Universitas Udayana,” imbuhnya.

Acara Senastek IX diketuai oleh Dr. Gatot Karohika dari Fakultas Teknik dan Senasdimas I diketuai oleh Agus Muliantara, S.Kom.,M.Kom dari Fakultas MIPA. Kegiatan Senastek dan Senasdimas ini diikuti oleh peneliti dan pengabdi yang mendapatkan pendanaan internal dari Universitas Udayana, yaitu dari PNBP dan DRTPM.

Jumlah peserta yang mengikuti simposium nasional dan penerima manfaat dana ini berjumlah kurang lebih 1.127 orang, dengan rincian untuk penelitian berjumlah 913 makalah/judul penelitian dan 214 adalah makalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

“Peserta itu akan melakukan presentasi dan diseminasi hasil kegiatan penelitian dan pengabdian yang telah dilakukan sebelumnya,” tandas Prof. Suarsana.

Sementara itu Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M. Eng, IPU dalam sambutannya menyampaikan, Senastek dan Senasdimas merupakan salah satu cara mengembangkan jejaring penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pada penerapan hasil riset, luaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus mendapatkan rekognisi nasional dan internasionnal serta harus berdampak kepada masyarakat.

“Dengan terselenggarannya acara ini diharapkan indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi melalui kontribusi LPPM bisa tercapai di Universitas Udayana,” harap Prof. Antara.

Tujuan diadakannya acara ini yaitu sebagai wadah untuk mendeseminasikan hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan peneliti di lingkungan Unud, karena mereka sudah menerima hibah penelitian atau hibah pengabdian kepada masyarakat dengan dana yang diberikan oleh Unud yang bersumber dari PNBP Unud setiap tahunnya, dan hibah dari kementerian melalui dana sentralisasi, sehingga selanjutnya wajib didesiminasikan di internal Universitas Udayana.

“Maksud dari desiminasi tersebut adalah terjadinnya komunikasi diskusi yang intens antara dosen-dosen peneliti dan pengabdi sesama Unud sehingga saling memahami yang satu dengan yang lainnya. Dengan terjadinya diskusi dan komunikasi antar peneliti tersebut akan memberikan dampak yang baik untuk keberlanjutan proses-proses penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” paparnya.

Dalam kesempatan ini Rektor juga memberikan pesan khusus agar LPPM Unud terus secara rutin melaksanakan Senastek, Senasdimas, Seminar Bakti Desa (SBD) dan terus meningkatkan manajemen penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sehingga mampu menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (BB/501)

Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5206-LPPM-Universitas-Udayana-Gelar-Simposium-Nasional-2022-Riset-dan-Abdimas-Inovatif-Berkelanjutan-.html

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button